//
you're reading...
Storytelling

Cara Belanja di eBay?

Di era Internet of Things (IoT) saat ini, belanja online seringkali menjadi pilihan pembeli, termasuk gw sendiri. Selain tidak perlu repot-repot pergi ke pusat perbelanjaan, kita juga lebih mudah melihat pilihan barang yang paling sesuai dengan keinginan. Dan yang paling penting, karena harga di online shop bersifat transparan, para penjual seolah ‘berkompetisi’ memberikan harga termurah dengan kualitas yang sama. Buat gw sendiri, karena lama tidak berdomisili di kota besar, sering merasa kesulitan mencari barang-barang tertentu. Atau terkadang barang tersebut dijual di kota domisili gw sekarang, tapi harganya bisa lebih mahal dibanding beli online. Alhasil, online shop seperti Lazada, Bukalapak, dan Tokopedia sudah jadi langganan tempat gw belanja berbagai macam barang, terutama gadget. Well, belakangan ini gw lebih sering belanja di Tokopedia sih. Gw bukan pegawai si-Toped, jadi ga perlu promosi. Tapi entah kenapa, sejak pertama kali pakai si hijau, gw merasa cocok, baik dari sisi keamanan maupun sistem notifikasi-nya yang sangat responsive. Walaupun begitu, tetap ada beberapa hal yang gw ga suka dari si Tokopedia, dan sempat juga ngasih masukan via layanan pengguna, tapi yah begitu….apalah artinya masukan dari satu orang pengguna…

Anyway, yang mau gw bahas kali ini bukan ketiga online shop tadi. Gw mau bercerita tentang pengalaman gw berbelanja di salah satu online shop internasional, yakni eBay. Tenang saja, ini bukan pengalaman buruk kok. Dan gw rasa, di online shop manapun kita berbelanja, jika kita membeli dengan bijak, seharusnya kita ga akan mendapat pengalaman buruk.

Gw yakin sudah banyak yang dengar tentang eBay, atau mungkin malah sudah pernah berbelanja di sana juga. Biasanya, seseorang memilih belanja di online shop luar, karena barang yang mereka cari memang tidak dijual di dalam negeri (produk buatan luar negeri yang tidak diimport ke Indonesia). Atau kalaupun dijual di sini, harganya jadi jauh lebih mahal. Nah, dua bulan lalu, kebetulan gw mencari produk radio world wide band buatan China, sebut saja merek X. Produk tersebut tidak didistribusi secara massal ke Indonesia. Setelah mencari-cari, ada lebih dari satu online shop lokal yang menjual radio X, dengan harga 400~450K lebih mahal dari harga di luar, dan itupun pre-order. Dengan kata lain, kalau gw pre-order lewat toko tersebut, yah mereka ujung-ujungnya juga pesan/beli dulu dari luar negeri.

Akhirnya gw memutuskan membeli radio X di eBay, dari seller Anon-Co dan ini adalah ‘debut’ pertama gw belanja dari online shop luar. Berdasarkan review dan penjualan produk radio X tersebut, seller Anon-Co sangat recommended. Total harga dan ongkos kirim dengan pos express kurang lebih $89 USD  atau sekitar 1.2jt (rate rupiah saat itu). Kalau gw pre-order ke toko lokal, harganya bisa mencapai 1.6jt. Gw menghemat lebih dari 30% dengan berbelanja di eBay. Tapi hati-hati yah, tidak semua produk di eBay lebih murah, kita harus pandai mengecek harga dari beberapa seller di berbagai online shop. Dan satu lagi, eBay menerima pembayaran menggunakan PayPal. Jadi, pastikan punya akun PayPal dan kartu kredit (kartu kredit pinjaman :p ) untuk bertransaksi di eBay. Kalau belum kenal dengan PayPal dan bingung kenapa harus ada kartu kredit, coba cari tahu dulu yah tentang apa itu PayPal 🙂 .

Proses pengiriman produk yang gw beli kurang lebih 1 bulan. Iya memang, resiko belanja online di luar adalah lamanya waktu pengiriman. Jadi ini hanya cocok untuk pembeli yang sabar menanti. Dan parahnya lagi, gw transaksi tepat beberapa hari sebelum hari raya Idul Fitri aka Lebaran, jadi proses pengiriman pasti terhambat hari libur juga. Kebetulan seller yang gw pilih sangat cekatan dan informative. Gw sempat mengirim pesan ke mereka untuk memastikan apa mereka pernah mengirim produk sejenis ke Indonesia, dan apa ada masalah di “screening” bea cukai. Dari pengalaman mereka, produk radio receiver selama ini aman sampai ke pembeli, dan kalaupun ada masalah administrative dan sebagainya, pembeli belum pernah komplain terkait itu.

Sebagai informasi, pada saat artikel ini ditulis, barang yang dibeli/dikirim dari luar negeri, tidak akan dikenakan pajak bea cukai selama total harga barang + ongkir di bawah $100 USD. Ini berarti, karena produk yang gw beli hanya $89 USD, gw ga akan kena pajak tambahan. Untuk jenis barang yang boleh/tidak boleh dibeli oleh perorangan, silahkan baca-baca di website bea cukai yah…

Seperti layaknya online shop yang lain, seller akan meng-update nomor resi pengiriman paket di sistem eBay setelah barang dikirim. Karena seller yang gw pilih dari HongKong dan mereka menggunakan jasa pos, jadi pada awal dikirim, gw bisa nge-tracking posisi paket dari website Hongkong Post. Saat Hongkong Post menyatakan Location paket sudah di Indonesia, gw bisa mulai nge-tracking lewat EMS Pos Indonesia.

Ini contoh tampilan tracking paket dari HongKong Post:

hongkong post tracking

Hongkong Post Tracking

 

Ini contoh tampilan tracking paket dari EMS Pos Indonesia:

tracking package on EMS

Tracking package page on EMS

Dari contoh tracking di atas, intinya paket dari Hongkong sampai di Jakarta kurang lebih 4 hari. Kemudian proses pengiriman paket dari Jakarta sampai selesai diproses bea cukai/perwakilan bea cukai di kantor pos daerah gw kurang lebih 10 hari. Dan keesokan harinya barang gw terima. Jadi dalam hal ini gw beruntung, dalam waktu kurang dari 3 minggu (terhitung hari libur), paket sudah sampai. Prosesnya lancar karena nilai barang masuk kategori bebas pajak. Tidak ada surat panggilan ataupun telepon dari kantor pos untuk melunasi pajak. Ketika paket gw terima, hanya membayar 20K rupiah kepada petugas pos sebagai ‘bea pelalu’, lalu diberi kertas kecil bukti pembayaran seperti di bawah ini.

paket bea cukai

Passed checking package.

 

O ya, bagi yang belum tahu, setiap barang yang dibeli dari luar, akan dibuka bungkus packaging-nya dan diperiksa isinya oleh petugas bea cukai perwakilan di kantor pos. Hal itu untuk memastikan isi paket adalah barang legal dan sesuai dokumen pengiriman. Setelah itu akan ditutup lagi oleh petugas. Jadi jangan coba-coba “menipu” atau meminta penjual memanipulasi harga barang di dokumen pengiriman supaya bebas dari pajak, karena barang dan harganya akan dicek ulang oleh petugas.

Gambar di bawah contoh paket yang gw terima. Bagian bungkus yang dibuka petugas, sudah disegel lagi oleh pengaman bea cukai:

paket segel bea cukai

Resealed package post checking.

 

Begitu paket sampai, sebaiknya langsung dicek kelengkapan dan spesifikasi barang yang kita beli, sudah sesuai dengan deskripsi di online shop belum. Bila ada cacat/kerusakan/kesalahan pengiriman produk yang dibeli, bisa langsung mengirim pesan dan bicara baik-baik dengan penjualnya. Gw sendiri ga merekomendasikan langsung mencap jelek penjual, dan menulis review jelek dihalaman produk. Kebetulan kasus gw, barang gw terima dalam kondisi sangat baik, sangat komplit aksesorisnya, sesuai banget dengan deskripsi yang dicantumkan seller. Bahkan gw dikasih adapter listrik kaki tiga, padahal ga dibutuhkan di negara Indonesia. Terlepas itu bawaan pabrik atau pemberian gratis dari seller, tetap mendapat nilai plus dari gw. Kalau seller lokal mungkin bonusnya malah di jual terpisah :p.

Sebagai pembeli, pasti kita maunya barang yang bagus, harga termurah, pengiriman cepat dan seterusnya. Bisa saja kok! Caranya jadilah pembeli yang bijak, supaya kita juga tidak mendapat pengalaman buruk kita berbelanja online. Ini tips dari gw gimana cara memilih seller yang t.o.p b.g.t:

  1. Bandingkan harga dari beberapa seller untuk produk yang sama. Karena mudahnya menjadi penjual online shop, kadang-kadang ada seller fiktif yang nakal, mencantumkan harga jauh di atas harga rata-rata. Kalau ada pembeli yang bertransaksi dengan mereka, tentu mereka tinggal membeli barang tersebut di toko lain dan meraup untung banyak. Jadi cari harga barang tersebut dan bandingkan dari beberapa seller, fitur pengurutan berdasarkan harga/penjualan bisa digunakan.
  2. Lihat foto dan deskripsi produk yang mereka jual. Seller yang rajin akan meluangkan waktu untuk memberi gambaran produk dari berbagai sisi. Dan memberikan deskripsi produk selengkap-lengkapnya. Bahkan lebih dari sekedar spesifikasi teknis, bukan sekedar copy paste dari website produk.
  3. Lihat rating (bintang) mereka, baca ulasan pembeli terhadap toko mereka. Jangan berhenti pada melihat bintang 5, karena pembeli yang benar-benar puas, tidak segan meluangkan waktunya menceritakan pengalaman transaksi mereka dengan si seller.
  4. Lihat ulasan produk. Pastikan produk yang akan dibeli, sesuai dengan harapan. Baca dulu pengalaman orang-orang yang sudah pernah beli. Jadi kalau ternyata tidak sesuai harapan, tidak langsung mencap seller menjual barang kacangan.
  5. Kecepatan seller menjawab pertanyaan. Seller yang cepat merespon pertanyaan pembeli, akan cepat memproses pengiriman barang juga. Tapi perhatikan yah, biasanya mereka mencantumkan hari/jam operasional. Jadi kalau kita mengirim pesan ketika mereka offline, bukan berarti mereka slow respon.
  6. Ketepatan seller menjawab pertanyaan. Jangan ragu untuk menanyakan ulang pertanyaan tentang produk, kalau penjual tidak menjawab secara gamblang. Kadang kita sebagai pembeli menanyakan beberapa pertanyaan sekaligus, tetapi penjual menjawab hanya sebagian. Contoh pembeli bertanya: “Ini handphone BNIB gan? Ready warna hitam? Bisa dikirim hari ini? ” Lalu jawaban penjual: “Iya gan, hitam ready bisa dikirim sore ini.” Yg bisa dipastikan dari jawaban itu adalah, barang warna hitam siap dan bisa dikirim hari tersebut. Tapi belum tentu BNIB. Jadi, lebih baik dikonfirmasi ulang, apakah kata “Iya gan” mengiyakan BNIB atau hal lain. Lebih baik dibilang cerewet daripada ribut dibelakang 🙂 .

 

Terakhir, jangan lupa, kalau memang kita puas dengan barang dan harga dari seller tertentu, tidak ada salahnya meluangkan waktu mengulas di halaman produk. Ulasan kita sebetulnya bukan hanya untuk “nama” seller tersebut, tetapi juga membantu pembeli lainnya.

Happy shopping!

 

 

 

About cst

i am who i am.

Discussion

No comments yet.

What do you think? Leave a Comment Below.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: