5 Jenis Jamur Untuk Kesehatan

Siapa diantara smart reader yang paling suka makan jamur? Selain rasanya yang lezat, jamur juga terkenal sebagai makanan kaya nutrisi. Sampai saat ini, ilmu kesehatan terus melakukan riset untuk memaksimalkan fungsi jamur di bidang pengobatan. Kandungan protein dan beta-glucan pada jamur bukan hanya bermanfaat sebagai anti oksidan, tapi juga mengatasi peradangan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Selama berabad-abad, orang Mesir dan Cina kuno percaya, jamur berkhasiat untuk menambah stamina dan masa hidup manusia.

Berikut ini, kami rangkum 5 jenis jamur yang bisa kamu konsumsi, agar lebih sehat dan panjang umur.

1. Shiitake

shiitake mushroomGabungan dari kata dalam bahasa Jepang, Shii (jenis pohon), dan Take (berarti batang). Orang Cina menyebutnya jamur Hyoko, dan jamur ini memang tumbuh di wilayah Asia. Shiitake sudah banyak dibudidayakan, sehingga bisa dinikmati di berbagai negara sepanjang tahun. Selain untuk masakan, jamur shiitake juga dibuat dalam bentuk bubuk untuk campuran obat. Shiitake bermanfaat untuk mencegah kanker, menjaga kesehatan jantung, dan memperkuat sistem imun tubuh. Tidak heran kalau jamur ini dijadikan simbol panjang umur pada budaya tertentu.

2. Maitake

maitake mushroom

Sama seperti Shiitake, jamur Maitake (jamur menari) juga diketahui mengandung senyawa anti kanker. Hasil penelitian menunjukkan Maitake mampu mengurangi kandungan kolesterol dan gula dalam darah. Jamur ini berasal dari Jepang, yang tumbuh hanya pada musim gugur, namun sudah dibudidayakan secara luas. Di alam liar, jamur ini biasanya ditemukan pada batang pohon maple, oak, atau elm, dan bentuknya bergerombol menyerupai rangkaian bunga.

3. Lions Mane

lions mane mushroom

Jamur ini dikenal mampu meningkatkan daya ingat dan kinerja saraf. Banyak suplemen dan obat-obat traditional Cina yang menggunakan bubuk jamur ini sebagai bahan campuran. Sesuai dengan namanya, bentuk Lions Mane tidak berpayung seperti jamur-jamur sebelumnya, tetapi bergerombol menyerupai janggut singa. 

4. Oyster

jamur tiram, oyster mushroom

Alias jamur tiram, karena memang bentuk kepalanya seperti tiram laut. Jamur ini paling banyak dan paling mudah dibudidayakan, sehingga sering ditemukan dimana-mana, dari masakan rumah tangga sampai cemilan ringan. Walaupun harganya murah, kasiat jamur ini tidak kalah dengan jamur lainnya, karena mengandung serat tinggi dan kaya akan vitamin B.

5. Porcini

porcini mushroomJamur ini berasal dari Italia, sehingga paling sering ditemukan dalam masakan khas Italian seperti pasta, risotto, saus steak, dan sebagainya. Porcini tergolong jamur liar yang tumbuh di batang-batang pohon area lembab, sepanjang musim panas hingga musim gugur. Agar bisa dinikmati sepanjang tahun, jamur ini dijual dalam bentuk irisan yang dikeringkan. Karena tergolong jamur import, porcini hanya bisa ditemukan di swalayan-swalayan tertentu di kota besar, dan harganya pun relatif mahal.

 

Bagaimana smart reader, ada jenis jamur yang belum pernah kamu coba? Yang mana jamur favoritmu? Kalau sudah lapar, hayo buruan masak jamur.

Live long and prosper!

What do you think? Leave a Comment Below.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Up ↑

%d bloggers like this: