Do More With Less

Kamu tahu mur kan? Itu loh, yang sering dipasangin sama baut, yang dari besi, bentuknya kecil segi enam, tengahnya bolong kayak donat. Kalau masih bingung juga, nih liat gambarnya di bawah.

Nah, sudah tau kan. Mungkin kamu belum pernah ngebayangin, mur yang kecil itu, berubah jadi cincin cantik dengan diamond di atasnya, terpasang di jari manis kamu. Well, saya juga belum pernah berpikir ke situ, sampai tadi malam.

Biasa tiap malam sebelum tidur, saya sering youtube-an (eits, tidak untuk ditiru). Nah, kalau kamu anak youtube, pasti tau dong, video yang biasa kita tonton, dipelajari oleh sih youtube, sehingga halaman depan (aka Home) youtube kita, akan muncul video-video yang ber-genre sama. Beberapa waktu yang lalu, saya pernah menonton video orang yang mengubah pocket knife, yang sudah karatan abis-bis-bis, menjadi berkilau dan tajam, seperti baru lagi. Jangan tanya kenapa saya nonton video begituan ya, kalau jalan-jalan di mall saya juga enjoy cuci mata di Ace Hardware daripada toko pakaian, well, maybe it’s one of my guilty pleasure.

Anyway, tadi malam, ada satu video yang memang view-nya tinggi, nongol di recommended video saya. Video berdurasi 12 menit tersebut, menampilkan seorang pria, yang jelas punya skill tinggi dalam kerajinan logam, ia membuat sebuah cincin elegant dari 2 buah mur. Di youtube, sebenarnya banyak channel dengan topik metal craft. Lalu apa spesialnya video yang satu ini, sehingga perlu dibahas?

Di menit awal saya nonton video itu, saya tergelitik dengan cara video itu disajikan. Video tersebut diiringi musik yang terkesan ringan dan romantis, kontras dengan pekerjaan fisik yang dilakukannya. Pria di video tersebut, tidak menjelaskan apa, kenapa dan bagaimana ia melakukan pekerjaannya, seperti kebanyakan video sejenis. Ia duduk di depan meja kerjanya, sambil memakai headset besar di kepala, dengan santai membentuk dan mengikis 2 buah mur, sampai akhirnya menjadi satu cincin indah yang terlihat mahal. Sepanjang cincin dibuat, saya mendapat kesan bahwa pria tersebut tidak sedikitpun beranjak dari kursinya dan tidak meninggalkan ruang kerjanya yang tampak sempit. Alat-alat yang digunakannya pun terlihat sangat sederhana. Ia memberi kesan apa yang dilakukannya seolah-olah mudah dan menyenangkan.

Setelah pekerjaannya selesai, sang pria meninggalkan mejanya, mencari kotak perhiasan untuk cincin barunya. Saya terkejut. Ternyata, pria tersebut menggunakan kursi roda. Saya sering menonton video pengrajin logam, bergerak kesana kemari, menggunakan banyak alat berat ini itu, sehingga saya mendapat kesan, diperlukan fisik dan tubuh energik untuk pekerjaan sejenis itu. Well, mungkin memang tergantung jenis craft apa yang dibuat sang pengrajin. Namun, pria dalam video ini, seperti mencoba mengingatkan saya. Ia menunjukkan, bahwa kondisi fisik seseorang, tidak membatasi jenis karya apa yang bisa ia hasilkan, ataupun skill apa yang bisa ia tekuni. Dengan keterbatasan fisiknya, ia menunjukkan, seseorang tetap bisa melakukan hal yang disukainya, bahkan dengan cara yang terlihat menyenangkan.

Di tengah video, kamera sempat menampilkan, tattoo di lengan kanan pria tersebut, tertulis:

If you can dream it, you can do it.

Awalnya, karena sudah sering mendengar dan membaca quote semacam itu, saya menganggap wajar ia menjadikan slogan itu sebagai tattoo. Namun, di akhir video, ketika ia beranjak dari meja, saya baru tahu, quote itu punya arti sendiri baginya. Buat saya, pria tersebut melakukan sesuatu yang lebih, dengan kekurangannya. He is doing more with less. Why don’t we?

 

 

PS: Kalau kamu mau nonton video-nya, cari saja channel Pablo Cimadevilla. Tapi kalau tidak biasa nonton video kerajinan sejenis itu, mungkin akan membosankan, don’t say i didn’t warn you.

What do you think? Leave a Comment Below.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Up ↑

%d bloggers like this: