Tipe Data dan Variable

Mari kita mulai dengan membuat program Python sederhana. Kita akan menampilkan pesan “Hello Python programmer” menggunakan perintah print. Pada editor, buat file baru, dan ketikkan 1 baris perintah berikut:

print("Hello Python programmer")

Simpan file tersebut dengan nama hello.py dan jalankan (atau running) program tersebut. Lihat contoh di bawah ini, pesan “Hello Python programmer” akan ditampilkan.

Hello Python
Perintah Print

Catatan: Ketika menyimpan dan menjalankan program Python untuk pertama kalinya, editor VS Code akan mengeluarkan notifikasi di pojok kanan bawah, untuk menginstall package pylint. Terima notifikasi tersebut, sehingga pylint akan diinstall otomatis oleh VS Code terminal menggunakan perintah pip.


Variable

Sekarang, mari kita modifikasi program hello.py. Ketikkan 2 baris perintah sebagai berikut:

message = "Hello Python programmer"
print(message)

Lalu running ulang program hello.py. Perhatikan bahwa pesan yang sama dengan program sebelumnya, akan ditampilkan.

Hello Python
Print Nilai Variable

Pada contoh di atas, message adalah sebuah variable. Setiap variable dapat menyimpan nilai tertentu. Dalam hal ini, variable message didefinisikan di baris pertama, lalu di beri (di-assign) nilai berupa teks “Hello Python programmer”. Ketika interpreter menjalankan baris pertama, interpreter “mencatat” bahwa ada sebuah variable dengan nama message, yang memiliki nilai “Hello Python programmer”. Ketika interpreter menjalankan baris kedua, ia mengeksekusi perintah untuk menampilkan suatu nilai variable ke layar, yakni menampilkan nilai dari variable message, yang tidak lain adalah teks “Hello Python programmer”.

Perintah print di atas, bisa dipanggil berulang-ulang. Nilai dari variable message pun juga bisa diganti dengan teks apa saja. Sekarang coba, ubahlah nilai variable message, sehingga pesan yang ditampilkan berisi nama kamu sendiri. Misal, “Hello Robert“. Lalu tampilkan nilai dari variable tersebut sebanyak 5 kali. Ketika di-running, program tersebut akan menghasilkan tampilan seperti di bawah ini.

Hello Robert
Hello Robert
Hello Robert
Hello Robert
Hello Robert

Catatan: Jika tampilan yang dihasilkan berupa “SyntaxError”, perhatikan kembali penulisan perintah print dan cara pemberian nilai pada variable, sesuaikan dengan contoh yang sudah diberikan.


Penamaan Variable

Sebagai programmer, kita bisa memberi nama variable apa saja. Namun, ada beberapa aturan yang harus dipenuhi, agar program tidak membingungkan ketika dibaca, dan yang terpenting, tidak error ketika dijalankan.

  1. Hanya boleh menggunakan huruf, angka, dan underscore, dan diawali dengan huruf atau underscode saja. Sebagai contoh, variable nama_1 dan _nama bisa digunakan, tetapi variable 1nama tidak bisa digunakan (syntax error).
  2. Tidak boleh ada spasi. Bila nama variable terdiri dari dua atau lebih kata, dapat menggunakan underscore sebagai penghubung. Contoh: nama_depan.
  3. Hindari menggunakan keyword atau fungsi bawaan Python sebagai nama variable, seperti print, def, import, while, if dan seterusnya. Selama proses belajar, kamu akan mengenal apa saja keyword dan fungsi-fungsi standar Python.
  4. Singkat tapi jelas. Sebagai contoh, variable nama lebih baik daripada variable nm, dan variable jumlah_meja lebih baik daripada banyaknya_meja_di_ruang_kelas.

Setiap programmer pernah dan akan mendapat pesan “syntax error” ketika membuat sebuah program. Hal tersebut sangat wajar. Ada kalanya, pesan tersebut muncul hanya karena kesalahan kecil yang berhubungan dengan typo alias kesalahan memanggil nama variable. Perhatikan contoh di bawah ini.

Syntax Error
Syntax Error Nama Variable

Pada baris pertama, sebuah variable message telah didefinisikan dan diberi nilai. Pada baris kedua, perintah print mencoba menampilkan nilai dari variable tersebut. Namun karena kesalahan mengetik nama variable yang dimaksud, alhasil program tidak menampilkan nilai variable yang dimaksud, tetapi malah memberi pesan error. Untuk itu, jangan terlalu panik ketika program tidak memberi hasil sesuai keinginan. Periksa kembali hal-hal kecil yang mungkin disebabkan salah ketik.


Tipe Data String

String adalah data dari sekumpulan karakter. Pada program hello.py di atas, variable message tergolong tipe data string. Karakter atau kumpulan karakter apapun, yang diapit oleh tanda baca quote, baik single maupun double quote, disebut string. Contoh:

'Ini adalah string.'
"Ini adalah string."
"200 ekor domba."
'I learn "Python" language.'
"I don't know what string is."

String pada Python memiliki beberapa methods, yakni suatu fungsi bawaan Python, yang bisa digunakan untuk memanipulasi suatu tipe data. Cara memanggil method adalah sebagai berikut:

nama_variable(dot)nama_method()
Contoh: Variable name memanggil method title sbb: name.title()

Perhatikan program berikut.

Method Title
Memanggil Method Title

Pada contoh di atas, variable nama yang bertipe data String, memiliki method bernama title(), yang berfungsi mengubah karakter pertama dari nama, menjadi huruf kapital. Sehingga cara memanggil method tersebut adalah: nama.title(). Pada VS Code, ketika kita mengetik nama variable, diikuti dengan dot (.), maka VS Code akan otomatis menampilkan method – method Python yang tersedia untuk variable tersebut. Ini adalah fitur intellisense dan auto-completion dari extension Python yang sebelumnya telah diinstall pada VS Code. Banyak method string lainnya yang tidak akan dibahas satu per satu di sini. Seiring dengan proses belajar dan berlatih membuat program, kita akan mengenal method-method tersebut.

Sebagai latihan, cobalah ubah perintah (print) pada program hello.py, yang sebelumnya berupa print(message) menjadi print(message.upper()) dan print(message.lower()). Perhatikan hasilnya. Apakan fungsi method upper() dan lower() pada String?


Dalam menggunakan data string, seringkali ada kebutuhan untuk menggabungkan 2 buah string atau lebih. String dapat digabungkan hanya dengan menggunakan operator “+”. Perhatikan contoh berikut.

nama = "robert"
message = "Hello " + nama.title()
print(message)

Jalankan baris program di atas dan lihat hasilnya. Kemudian, hapuslah baris kedua (variable message) dan ubah baris ke-3 menjadi: print(“Hello ” + nama.title()) dan jalankan ulang program untuk melihat kembali hasilnya.


Dalam program, ada beberapa karakter yang berhubungan dengan penampilan suatu teks atau string, tetapi tidak diprint ke layar. Karakter tersebut disebut whitespace. Contohnya adalah: Spasi, Tab, dan Enter. Untuk memberi Tab pada tampilan string di layar, tambahkan “\t” pada awal teks atau string. Perhatikan contoh berikut:

Tab pada String
Whitespace Tab (\t)

Sementara untuk berganti baris (Enter), tambahkan “\n”. Sesuai contoh di atas, coba tambahkan karakter “\n” setelah kata Hello pada variable message. Jalankan program dan lihat hasilnya.

Pada saat tertentu, ada pula kebutuhan sebaliknya, yakni menghilangkan whitespace pada akhir string, atau awal string, misalnya whitespace spasi. Python menyediakan method lstrip() untuk menghilangkan whitespace di depan string, method rstrip() untuk menghilangkan whitespace di akhir string, dan method strip() untuk memangkas whitespace di awal maupun akhiran string. Perhatikan contoh penggalan program di bawah ini.

teks = "selendang "
print(teks)
print(teks.rstrip())

teks = "\tselendang"
print(teks)
print(teks.lstrip())

teks = "\tselendang "
print(teks)
print(teks.strip())

Silahkan coba jalankan penggalan program tersebut, dan lihat hasilnya untuk memahami fungsi masing-masing method strip.


Tipe Data Number

Tipe data number terdiri dari 2 jenis, yakni integer dan float (desimal). Operasi penjumlahan (+), pengurangan (), pengalian (*) dan pembagian (/) bisa dilakukan untuk pengolahan tipe data number. Untuk operasi pangkat (exponent), gunakan simbol pengalian 2 kali (**). Cobalah beberapa operasi numerik berikut pada shell IDLE atau editor.

>>>2 + 3 * 4
20
>>>3 ** 2
9
>>>5/2
2.5
>>>2 * 0.2
0.4

Perintah print dapat digunakan untuk menampilkan data number. Namun karena fungsi print hanya menerima data string, kita perlu menggunakan fungsi bawaan Python, sehingga data number dianggap string, dengan menggunakan fungsi str(). Fungsi akan kita pelajari lebih dalam di tutorial terpisah. Untuk saat ini, mari perhatikan penggunakan str() untuk menampilkan data number.

Tipe Data Number
Operasi Tipe Data Number

Komentar (Comments)

Untuk memberi keterangan tentang baris-baris perintah dalam program, terkadang programmer menambahkan komentar di sela-sela program. Tujuannya adalah untuk menjelaskan apa yang akan dilakukan oleh program dan bagaimana alurnya. Komentar membantu programmer lain untuk memahami suatu program, dan juga membantu programmer itu sendiri, ketika suatu saat program tersebut ingin dikembangkan. Penulisan komentar pada Python diawali dengan tanda kress (#). Interpreter akan “mengabaikan” setiap baris pada program, yang diawali oleh tanda tersebut, sehingga tidak dieksekusi.

Komentar
Menyisipkan Komentar pada Program

Perhatikan baris-baris yang diawali tanda #. Pada contoh di atas, programmer memberi keterangan apa yang akan ditampilkan oleh program.


Setelah mengenal string dan number, pada tutorial berikutnya, kita akan belajar tipe data yang lebih dinamis, yakni Tipe Data List.

What do you think? Leave a Comment Below.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Up ↑

%d bloggers like this: